JABARRAYA.COM – Keunggulan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Jawa Barat (Jabar) belum habis.

“Bumi Pasundan” diprediksi masih akan dikuasai Menteri Pertahanan (Menhan) ini untuk ketiga kalinya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal tersebut tergambar dalam hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Survei Nasional (LSN) atas peta pemilih atas tiga calon presiden (capres). Hasilnya, Prabowo unggul dengan 62,5%.

Sementara itu, eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, masing-masing hanya dipilih 14,8% dan 11,2% responden. Adapun yang menjawab tidak tahu mencapai 11,5%.

“Hasil survei LSN ini sekaligus menepis anggapan sebagian pengamat yang menyebut pemilih di Jawa Barat sudah jenuh pada Prabowo Subianto,” ujar Direktur Eksekutif LSN, Gema N. Bakry, dalam paparannya secara daring, Jumat, 4 November 2022.

“Prabowo bahkan masih unggul jauh dari Anies dan Ganjar yang sangat aktif bersosialisasi dan mendeklarasikan diri sebagai capres di berbagai daerah di Jawa Barat.”

“Sementara Prabowo hingga hari ini kelihatan belum banyak bergerak sebagai capres,” imbuh dia.

Menurut Gema, tingginya dukungan kepada Prabowo di Jabar menunjukkan masyarakat kelas bawah, petani, buruh, generasi milenial dan pemula, serta emak-emak masih solid.

Kuatnya dukungan tersebut berkorelasi positif dengan elektabilitas Gerindra.

“Seandainya pemilu (pemilihan umum) dilaksanakan saat ini, sebanyak 23,5% pemilih di Jawa Barat mengaku akan memilih Partai Gerindra.”

“Partai besutan Prabowo Subianto itu unggul signifikan atas PDI Perjuangan di posisi kedua dengan elektabilitas 16,3% dan PKS di posisi ketiga (12,9%),” tandasnya.

Riset ini digelar pada 29 Oktober-2 November 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan systematic random sampling dengan rerata simpangan (margin of error) penelitian sekitar 2,79% pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%.

Sebagai informasi, Prabowo mengungguli Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jabar pada Pilpres 2014 dan 2019.

Perolehan suaranya yakni 14,167 juta (59,78%) pada 2014 dan 2019 sebesar 16,077 juta (59,93%) untuk keunggulan Prabowo.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat