Connect with us

SUBANG

SAKIP 2019, Pemkab Subang Raih Predikat B

Published

on

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi.

Jabarraya.com, Subang – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi hadir pada kegiatan tersebut sekaligus menerima hasil evaluasi laporan SAKIP yang diberikan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo didampingi Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan.

Turut hadir sekaligus mendampingi  dalam penerimaan hasil penilaian SAKIP, Kepala BP4D, H. Sumasna.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo  menyerahkan hasil evaluasi atas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) wilayah 1 yang melingkupi wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Banten dan Jawa Barat. Senin (10/2/2020) di Raddison Golf & Convention Centre Batam, Bukit Indah Sukajadi Residential Area – Kota Batam Kepulauan Riau.

Perolehan predikat “B” tersebut menurut Kemenpan RB menunjukkan bahwa kinerja instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dinilai sudah baik, efektif dan efisien. “Serta  tentunya hal tersebut menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang karena atas kinerja dan kerjasama seluruh unsur pemerintahan yang telah dilakukan oleh perangkat daerah secara keseluruhan,” tuturnya.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi sangat bangga atas raihan mempertahankan hasil evaluasi penilaian SAKIP Kab. Subang tahun 2019 yang meraih predikat B.

Menurut Wakil Bupati hasil evaluasi penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Subang tahun 2019 meraih predikat “B” yang bertahan dari tahun 2017 hingga tahun ini setelah sebelumnya tahun 2016 dengan predikat C.

Atas raihan prestasi ini Wakil Bupati Subang merasa bersyukur diharapkan dapat ditingkatkan lagi. “Kita patut bersyukur dengan rapor penilaian ini, dan kedepan dengan semangat Jawara, kinerja harus lebih ditingkatkan lagi sehingga meraih nilai A,” katanya.

Rapor SAKIP seyogyanya juga menunjukkan kemampuan instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan penggunaan anggaran dan dapat dipertanggungjawabkan demi memberikan pelayanan dan kemanfaatan bagi masyarakat. “Bukan hanya menitikberatkan pada nilai yang diberikan,” pungkasnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SUBANG

Rencana Pembangunan Mall dan Bioskop di Pusat Kota Subang Mendapat Respon Positif Warga

Published

on

Pembangunan Mall dan Bioskop sendiri akan menggunakan lahan seluas 2 hektar.

Jabarraya.com, Subang – Kabar wacana pembangunan Mall dan Bioskop di kawasan pertokoan eks bioskop Chandra sudah lama bergulir. Akhirnya dalam waktu dekat rencana itu akan segera terealisasi dan cukup mendapat respon positif dari berbagai kalangan dan warga Subang.

Informasi dihimpun awak media, pembangunan mall dan bioskop tersebut akan memasuki tahap lelang pada bulan Maret 2020 mendatang.

Pembangunan Mall dan Bioskop sendiri akan menggunakan lahan seluas 2 hektar.

Aktifis GNPK-RI kabupaten Subang Yudi Prayoga Tisnaya kepada awak media, Selasa (18/2/2020) mengungkapkan bila pihaknya sangat mendukung dengan rencana pembangunan Mall dan Bioskop.

“Saya sangat mendukung rencana pembangunan Mall dan Bioskop di pusat Kota Subang tersebut . Sudah saatnya Subang memiliki pusat perbelanjaan seperti Kabupaten/kota lain. Apalagi kawasan pertokoan eks Bioskop Chandra saat ini sudah sangat terlihat kumuh, sehingga perlu ditata menjadi lebih baik,” ujarnya.

Terkait pembangunan mall dan bioskop tersebut kata Yudi, diharapkan dapat berjalan dengan lancar. Ia meminta juga Pemkab Subang melalui Dinas terkait untuk segera mensosialisasikan rencana pembangunan mall dan bioskop itu kepada para pedagang.

 Selainnya, Pihak Pemkab Subang agar mengupayakan para pedagang Eks Chandra itu bisa ditempatkan kelak di kawasan pembangunan Mall dan Bioskop. “Yang terpenting juga dalam sosialisasi ke pedagang tersebut adalah pendekatan persuasif . Kita ketahui memang pertokoan di kawasan eks Chandra yang berada diatas lahan milik Pemda sudah habis masa kontraknya beberapa tahun terakhir ini,” tandasnya.

Jadi, kenyataannya tidak memberikan sumbangsih Pendapatan Asli Daerh (PAD) yang signifikan. Mudah-mudahan adanya Mall dan Bioskop itu berdampak akan peningkatan ekonomi masyarakat dan peningkatan PAD.Pungkasnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SUBANG

Subang Dinilai Potensial sebagai Kawasan Industri

Published

on

Pembangunan jalan akses sepanjang 8 kilometer yang menghubungkan Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa dengan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat.

Jabarraya.com, Jakarta – Pengamat properti Ali Tranghanda mengatakan secara infrastruktur wilayah Kabupaten Subang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan industri, apalagi dengan hadirnya Pelabuhan Patimban.

Kehadiran kawasan industri tersebut untuk mendukung Pelabuhan Laut Patimban seiring kebijakan pemerintah menjadikannya sebagai pelabuhan internasional.

“Pertumbuhan kawasan industri memang melebar sampai ke Subang dan Majalengka,” kata Ali saat dihubungi, Minggu (26/5/2019).

Sedangkan menurut pengamat transportasi Djoko Setijowarno pembangunan kawasan industri memang sudah seharusnya terakses langsung ke pelabuhan.

Mengenai jarak lokasi kawasan industri itu dengan Pelabuhan Patimban, menurut Djoko, tidak menjadi permasalahan tergantung kepada lahan yang tersedia.

“Lokasinya bisa jauh atau dekat, tergantung kepada ketersediaan lahan,” ujar dia.

Sejumlah perusahaan saat ini tengah bersiap untuk mengembangkan kawasan industri di Kabupaten Subang, salah satunya PT Surya Semesta Internusa Tbk.

Perusahaan terbuka berkode SSIA ini akan mengembangkan kawasan seluas 2.000 hektare. Tahap pertama pengembangan akan dilaksanakan pada kuartal keempat 2019 pada lahan seluas 250 hektare dengan investasi diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 triliun.

Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan segera mewujudkan pembangunan pelabuhan Patimban mengingat sudah ada dukungan pendanaan dari Jepang.

Menhub berharap dengan adanya Pelabuhan Patimban, maka sistem logistik nasional dapat lebih baik dengan biaya yang semakin murah.

Secara teknis Pelabuhan Patimban pada tahap awal akan melayani 3,5 juta TEus, kemudian dapat ditingkatkan menjadi 5,5, juta TEus dan 7,5 juta TEus. ”Jadi Pelabuhan Patimban akan sama besarnya dengan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta yang diharapkan bisa operasi pada 2019,” katanya.

Proyek Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat ditargetkan selesai Desember 2019. Saat ini progresnya mencapai 13 persen.

Pembangunan pelabuhan Tahap I itu diharapkan tuntas Desember 2019. Pembangunan Tahap I adalah car terminal.

Budi Karya menjelaskan, saat ini tahap pembangunan meliputi konstruksi reklamasi, dermaga, breakwater (pemecah gelombang laut), dan trestle dermaga.

“Konstruksi, satu reklamasi, yang kedua adalah dermaga, yang ketiga ada trestle, yang keempat adalah breakwater,” katanya. (gan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SUBANG

Prabowo : Ada Pihak yang Suka Janji-Janji saat Pemilu, Tapi Ketika Berkuasa Lupa Sama Janjinya

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menyapa dan berdialog bersama warga di GOR Gotong Royong, Subang, Jawa Barat, Rabu (6/3/2019).

Jabarraya.com, Subang – Calon presiden Prabowo Subianto menyindir pemimpin yang kerap ingkar janji kepada rakyat Indonesia. Menurut Prabowo, pemimpin model seperti ini biasanya datang lima tahun sekali menemui rakyat. Saat bertemu, dia segera tebar janji, namun tidak ditepati.

Hal itu seperti disampaikan Prabowo saat menyapa dan berdialog bersama warga di GOR Gotong Royong, Subang, Jawa Barat, Rabu, 6 Maret 2019.

“Saya melihat ada pihak-pihak yang tidak memikirkan rakyat. Tiap lima tahun mau pemilu janji-janji melulu, dan kalau berkuasa lupa dengan janji-janji itu saudara,” kata Prabowo disambut sorak surai ribuan masyarakat Subang.

Karenanya, Prabowo mengimbau pihak-pihak yang kini tengah mendapatkan amanat dari rakyat untuk segera menjalankan amanat tersebut secara bersungguh-sungguh.

“Saya anjurkan kepada semua pihak yang saat ini ini memegang kepercayaan dari rakyat, jalankan sebaik-baiknya dengan tidak mengecewakan atau menyimpang dari UUD 1945,” tegas Prabowo.

Di hadapan masyarakat Subang, Ketua Umum Partai Gerindra ini bercerita bagaimana gelombang dukungan masyarakat terhadap paslon nomor urut 02 semakin membesar. Di sisa hari kampanye ini, Prabowo mengajak masyarakat Indonesia untuk optimistis menyongsong perubahan pada 17 April 2019 mendatang.

“Tekad kita sangat mulia. Kita percaya dan yakin. Setiap saya keliling ke daerah, arus dukungan rakyat sangat kuat, terus membesar. Saya tadi ke Subang lewat darat dan mampir ke beberapa daerah, masyarakat selalu menyambut dengan isyarat. Saya yakin Jabar adalah benteng dukungan untuk keadilan dan kemakmuran,” kata Prabowo.

“Saya juga banyak ke Jateng dan Jatim, sekarang Jateng banyak dukungan mengalir ke kita, Jatim juga demikian. Insya Allah 17 April adalah hari kebangkitan kembali bangsa Indonesia,” imbuh Prabowo. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending