Connect with us

BOGOR

Tingkatkan Jumlah Pengusaha Muda, Pemkot Bogor Gelar Kelas Inspirasi

Published

on

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Jabarraya.com, Bogor – Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan jumlah pengusaha muda, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan berbagai upaya dan kegiatan. Pasalnya, dari jumlah 1,2 juta penduduk Kota Bogor, pelaku usaha dari industri kecil hanya mencapai 22 ribu saja.

Oleh karenanya, Pemkot Bogor melalui Dinas Koperasi dan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk ‘Pengembangan Wirausaha Baru’ di Hotel Salak Heritage, Jl Ir. H. Juanda, Selasa (11/02/2020) pagi. Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan para pelaku usaha itu pun secara resmi dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

“Jadi kita ingin meningkatkan jumlah entrepreneur (pengusaha) di Kota Bogor. Sementara jumlah UMKM di Kota Bogor saat ini jumlahnya baru mencapai 22 ribu. Berbanding jauh dari jumlah 1,2 juta jiwa penduduk Kota Bogor. Artinya, persentasenya pelaku usaha di Kota Bogor masih sangat minim jumlahnya,” ujar Dedie.

Didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba, Dedie mengatakan, dengan diselenggarakannya kegiatan pelatihan pada kelas inspirasi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah partisipasi para pelaku usaha di Kota Bogor. Pasalnya, jumlah pelaku usaha di Kota Bogor masih terbilang minim jika dipersentasekan dengan jumlah penduduknya.

“Dengan diselenggarakan kegiatan ini, kita ingin jumlah entrepreneur di Kota Bogor meningkat. Menurut saya, tugas kita itu ialah bagaimana caranya bisa memberikan kemudahan kepada para calon pengusaha ini. Contohnya, melalui kegiatan pelatihan tentang permodalan, tentang pemasaran, tentang perizinan, hingga tentang jaringan,” ujar Dedie.

Kemudian, lanjut Dedie, peran serta dan dukungan dari pemerintah sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan tumbuhnya para pelaku usaha muda. Menurut dia, untuk mendukung pertumbuhan jumlah tersebut para pengusaha muda perlu memperhatikan ketersediaan marketplace, dukungan pembiayaan, dan pengelolaan logistik.

“Setelah mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan, para pelaku usaha diharapkan bisa mengembangkan produknya. Terus berinovasi, jika terkendala dengan pendanaan, segera cari permodalan baik dari perbankan maupun sumber-sumber lain,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba menambahkan, dari kegiatan kelas inspirasi ini terbagi tiga kategori yang diikuti sebanyak 250 peserta. Kategori pertama, taruna entrepreneur, family entrepreneur dan santri entrepreneur.

“Materi yang diberikan kepada para peserta meliputi tentang tata cara kelola menciptakan produk yang higienis, kemudian bagaimana cara mencari pasar dan bagaimana cara membangun jaringan,” tegasnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

BOGOR

Hari Ini Tes SKD CPNS Pemkot Bogor Digelar, Ini Passing Gradenya

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat secara resmi membuka pelaksanaan SKD Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (19/02/2020).

Jabarraya.com, Bogor – Tepat pukul 10.00 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat secara resmi membuka pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (19/02/2020).

Pelaksanaan SKD CPNS Tahun 2019 Pemkot Bogor akan dilaksanakan selama 4 hari, mulai 19 hingga 22 Februari 2020 dan diikuti 5.360 orang yang terbagi dalam 5 sesi setiap harinya.

Sementara, untuk kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkot Bogor berdasarkan penyusunan E-Formasi dan ABK berjumlah 294 orang yang terbagi dalam 3 formasi, yakni tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

“Formasi pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar karenanya formasi yang disediakan lebih besar, masing-masing sebanyak 145 tenaga pendidik dan 122 tenaga kesehatan, sedangkan tenaga teknik hanya 27 orang,” kata Ade yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, Taufik dan Kepala Inspektorat Kota Bogor, Pupung W. Purnama dan Koordinator dari BKN Kantor Regional III Bandung, Herman.

Sekda menjelaskan, dalam pelaksanaan SKD formasi umum peserta wajib memenuhi jumlah passing grade berjumlah 271 poin dengan rincian. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 126 poin, Tes Intelegensi Umum (TIU) 80 poin dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65 poin. Dia menegaskan, tidak ada celah bagi pihak manapun untuk membantu para peserta.

Apresiasi diungkapkannya terkait penerapan sistem tes CPNS 2019 yang digunakan . Aparatur Sipil Negara (ASN) kata Sekda, memiliki batas waktu dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya. Sebab, setiap tahun ada pegawai yang memasuki masa pensiun dan ada juga yang baru masuk untuk mengabdi.

“Tahun 2019 tercatat ada 294 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang memasuki masa purna bakti,” sebutnya.

Menurut Ade, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu program prioritas yang menjadi unggulan di Republik Indonesia. Dengan memiliki ASN yang hebat, maka Republik Indonesia akan maju.

Dalam arahan kepada para peserta SKD CPNS 2019 Pemkot Bogor, ia mengingatkan agar fokus, konsentrasi dalam melaksanakan proses seleksi, perhatikan setiap instruksi yang diberikan dan manfaatkan secara maksimal waktu yang disediakan.

Untuk panitia seleksi, secara khusus ia mengingatkan agar konsisten dengan semua aturan yang berlaku, sehingga semua proses berjalan dengan baik.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik menyebutkan, pelaksanaan seleksi CPNS 2019 Pemkot Bogor yang dilaksanakan di Gedung Tegar Beriman merupakan kerja sama antara Pemkot Bogor dengan Pemkab Bogor.

Kabid Formasi Data dan Kepangkatan BKPSDM Kota Bogor, Aris Hendardi menuturkan, bagi peserta yang terlambat dari waktu yang telah ditentukan atau tidak hadir dalam proses seleksi dinyatakan gugur, karena sistem akan langsung terkunci saat peserta melaksanakan registrasi.

“Untuk hasil tes SKD peserta dapat melihatnya langsung usai mengikuti tes seleksi melalui layar TV yang ditayangkan panselnas. Untuk peserta yang lolos seleksi diatas passing grade TKP, TIU dan TWK selanjutnya akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Jadwalnya menunggu informasi lebih lanjut dari panselnas,” kata Aris.

Berdasarkan rekapitulasi pendaftar CPNS Tahun 2019 dari 294 formasi yang disediakan ada 6.107 peserta yang mendaftar, 5.367 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat dan 740 pendaftar tidak memenuhi syarat serta 7 peserta tidak ikut SKD P1TL. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BOGOR

Walikota Bogor Pimpin Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor

Published

on

Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin operasi gabungan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (18/02/2020) siang.

Jabarraya.com, Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin operasi gabungan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (18/02/2020) siang. Ia turun langsung memeriksa STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan untuk melihat status pembayaran pajaknya.
Operasi gabungan tersebut digelar Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jawa Barat, bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Polresta Bogor Kota.

Turut mendampingi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Deni Hendana dan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kota Bogor pada Bapenda Provinsi Jawa Barat, Ekawati.

Menurut Bima Arya, potensi pendapatan terbesar Kota Bogor berasal dari pajak. Operasi gabungan tersebut dilaksanakan dalam rangka memaksimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor agar wajib pajak segera membayarnya.

“Selain itu kita juga ingin memastikan bahwa wajib pajak kendaraan bermotor menjalankan kewajibannya dengan tertib, tidak ada yang menunggak pajak agar pendapatan daerah bisa maksimal, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor,” katanya.

Apresiasi disampaikannya atas keterlibatan, kerja sama dan dukungan para personil yang terlibat, mulai dari Pemkot Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kepolisian dan pihak terkait lainnya guna memastikan tertibnya para wajib pajak.

Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menuturkan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memotivasi atau menggiatkan wajib pajak agar tepat waktu dalam membayar pajak kendaraannya. Bagi Kota Bogor, lanjut Ade, pajak kendaraan bermotor sangat signifikan memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dari target PAD Kota Bogor tahun 2020 sebesar Rp 1.086 miliar, sebesar Rp 180 miliar berasal dari pajak kendaraan bermotor dan akan dibagi hasil dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. sebanyak 35 persen dikembalikan kepada Kota Bogor.

“Jika banyak yang tepat waktu membayar pajak maka semakin banyak juga persentase yang kita peroleh,” kata Ade.

Kepala P3D Kota Bogor pada Bapenda Provinsi Jawa Barat, Ekawati menyebutkan, target pendapatan pada 2019 antara Rp 250 hingga 280 miliar dan semua tercapai 100 persen. Demikian juga dengan 5 jenis pajak pungutan provinsi yang ada di Kota Bogor, semua tercapai. Untuk target tahun 2020, PKB mengalami kenaikan dari Rp 240 miliar lebih menjadi Rp 415 miliar.

“Saat ini kemudahan membayar pajak di Jawa Barat sudah luar biasa mudah. Untuk pajak satu tahunan tidak perlu datang lagi ke Samsat, tapi bisa menggunakan inovasi dan aplikasi yang telah disediakan atau melalui gerai minimarket yang ditunjuk. Apalagi di Kota Bogor sudah ada Mall Pelayanan Publik (MPP), itu sudah luar biasa,” kata Ekawati. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BOGOR

Bahas Kerjasama Pengelolaan Sampah, Walikota Undang Bupati Bogor

Published

on

Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin melakukan pertemuan di Balaikota Bogor, Senin (17/2/2020).

Jabarraya.com, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin melakukan pertemuan di Balaikota Bogor, Senin (17/2/2020). Dalam obrolan sambil ngeteh itu keduanya membahas seputar kerjasama pengelolaan sampah, khususnya di Galuga.

“Biasanya kita diskusi lewat WA (WhatsApp). Kebetulan Bu Bupati ada waktu (bertemu) hari ini, kita membahas kerjasama pengelolaan sampah. Kan ada Galuga dan Nambo. Nambo skemanya dengan Provinsi, kalau Galuga kita berdua sepakat memaksimalkan pengelolaan sampah di Galuga intinya itu,” ungkap Bima.

Galuga, kata Bima, memiliki luas 42 hektar. Di mana 38 hektar lahannya milik Kota Bogor dan 4 hektar sisanya milik Kabupaten Bogor. “Kita ingin itu diolah tapi yang mengelola siapa dan bagaimana kita bicarakan sama-sama tadi. Intinya agenda tunggal pengelolaan sampah,” jelasnya.

Terkait kerjasama pengolahan sampah dengan Plastic Energy, kata Bima, dalam waktu dekat akan dilakukan presentasi dari perusahaan tersebut.

“Nanti dipaparkan bagaimana pengaturan teknisnya. Artinya, Pak Gubernur sudah oke ada yang ke Nambo dan ada yg ke Galuga. Kita sedang membangun kesepakatan, kesepakatan utama membangun di Galuga, kesepakatan kedua menjajaki teknologinya seperti apa, porsi dari kota, porsi kabupaten seperti apa,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menyatakan bahwa persoalan pengelolaan sampah menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut.

“Sama ya kota dan kabupaten kan berdekatan, kami membuang sampah di lokasi yang sama di Galuga dan juga Nambo. Jadi, ini menjadi persoalan bersama juga. Dengan Plastic Energy kita ingin bagaimana sampah yang lain juga bisa teratasi, jangan plastik saja,” ujar Ade Yasin. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending