Connect with us

BOGOR

Bukopin Bersama Bank Asal Korsel Perbaiki Sarana Pendidikan di Bogor

Published

on

Bank Bukopin bersama Serikat Pekerja (SP) KB Kookmin Bank saat meresmikan Perpusatakaan di Kompleks Pondok Pesantren Darus Saadah, Sentul, Bogor, Rabu (2/10/2019).

Jabarraya.com, Sentul – Bank Bukopin bersama Serikat Pekerja (SP) bank asal Korea Selatan, KB Kookmin Bank memperbaiki sejumlah sarana pendidikan di kawasan Sentul Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam rangka pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan pada 1 sampai 10 Oktober 2019.

Komisaris Bank Bukopin, Karya Budiana mengatakan kerja sama itu melibatkan 140 karyawan KB Kookmin Bank dan 40 karyawan Bank Bukopin untuk berkolaborasi membangun sarana perpustakaan, perbaikan asrama pondok pesantren, pembangunan dan peremajaan sarana pendidikan di SD Cijunjung 03 dan SDIT Nurul Hady, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Sinergi ini membuktikan bahwa persaudaraan dan solidaritas sesungguhnya tidak mengenal sekat-sekat negara, bangsa, ataupun agama,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Bogor, Kamis (3/10/2019).

Pada program ini, SP KB Kookmin Bank memberikan donasi berupa gedung perpustakaan yang dibangun di Kompleks Pondok Pesantren Darus Saadah, Sentul.
Selain itu, SP KB Kookmin Bank juga menyumbangkan sejumlah perangkat komputer, 1.000 unit buku bacaan, serta sejumlah alat-alat pendukung pendidikan untuk dibagikan kepada para siswa SD di lingkungan Sentul.

Gedung perpustakaan yang diberi nama KB Library tersebut memiliki luas bangunan 250 meter persegi, terdiri dari ruang perpustakaan, ruang komputer, dan ruang belajar Bahasa Korea.

Peresmian gedung perpustakaan di Pondok Pesantren Darus Saadah itu dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Entis Sutisna, Ketua SP KB Kookmin Bank Park Hong Bae, Managing Director KB Kookmin Bank Chang Soo Choi, Direktur Perencanaan dan Keuangan Bank Bukopin M. Rachmat Kaimuddin, Direktur Kepatuhan Bank Bukopin Hari Wurianto, Direktur Bank Bukopin Jong Hwan Han, Dirut Bank Syariah Bukopin Jeffry Nelwan, Dirut Bukopin Finance Tri Djoko Roesiono, serta sejumlah pejabat lainnya.

Darus Saadah merupakan pondok pesantren yang berada di bawah naungan Yayasan Baitul Maal Bukopin.

“Salah tujuan utama dari kegiatan CSR ini untuk meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya melakukan kegiatan bina lingkungan dan kesadaran untuk berbagi kepada sesama,” kata Karya.

Ia berharap, rangkaian kegiatan sosial itu dapat meningkatkan semangat kebersamaan antara Bank Bukopin dengan KB Kookmin Bank di tingkat karyawan untuk mengulurkan tangan.

“Ke depan, Bank Bukopin akan terus meningkatkan program CSR sebagai kegiatan rutin dan berkelanjutan bagi perusahaan, sebagai bagian dari tanggung jawab Perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat,” tuturnya. (mfs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BOGOR

Antisipasi Bencana, Bima Arya Pimpin Apel dan Aksi Siaga Bencana

Published

on

Apel Siaga Bencana Tingkat Bogor di Lapangan Sempur. (Foto : Instagram @Pemkotbogor)

Jabarraya.com, Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin Apel Siaga Bencana Tingkat Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa (3/3/2020) pagi. Pelaksanaan apel ini ditujukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana yang bisa muncul kapan saja.

Kepada semua yang hadir, Bima Arya menuturkan, berdasarkan prediksi BMKG selama bulan Maret 2020 curah hujan masih tinggi. Untuk itu ia meminta kepada semua semua unsur yang memegang peranan penting untuk mengantisipasi bencana, termasuk para pimpinan puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Bogor serta unsur masyarakat.

Bima Arya mengajak untuk merapatkan barisan dan melakukan koordinasi dan konsolidasi, memastikan bencana dan potensi yang ada bisa diantisipasi.

“Jadi, kedepan akan ada masa-masa kritis, karena itu mari kita lakukan antisipasi,” katanya didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat.

Untuk koordinasi, secara khusus Bima Arya memerintahkan agar dilakukan secara intensif dalam rangka pemetaan, pembersihan, pengerukan semua titik-titik yang berpotensi menyumbat atau menghalangi air, mulai dari saluran air di pemukiman, maupun yang tersumbat oleh PKL hingga hal-hal yang besar.

Selain itu kata dia, pemetaan juga dilakukan terhadap titik-titik yang rawan longsor, baik di area pemukiman warga maupun area pemakaman. Potensi bencana yang ada tidak hanya banjir, namun juga potensi tanah longsor.

“Pastikan semua diawasi dan diantisipasi, petakan semuanya, baik yang ada penghuninya, yang jauh dari hunian maupun areal pemakaman. Tugas kita tidak hanya menjaga yang masih hidup tetapi juga yang sudah meninggal,” tegas Bima Arya yang belum lama memimpin relokasi beberapa makam yang tergerus tanah longsor di Pemakaman wilayah Kelurahan Rangga Mekar.

Dalam arahannya, Bima Arya meminta kepada seluruh warga dimotori aparatur wilayah dibantu dinas terkait melakukan pemeriksaan dan pembersihan seluruh saluran air atau drainase atau tempat-tempat yang berpotensi menyumbat air sehingga menyebabkan banjir. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BOGOR

Antisipasi Wabah Virus Corona, Walikota Himbau Warga Bogor Terapkan PHBS dan Germas

Published

on

Bima Arya Melakukan Pengecekan Aksi Siaga Bencana di Kota Bogor. (Foto : Instagram @Pemkotbogor)

Jabarraya.com, Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengingatkan semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan seluruh warga Kota Bogor untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) guna mengantisipasi terjangkit virus Corona.

Hal tersebut dikatakannya saat memimpin Apel Siaga Bencana Tingkat Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa (3/3/2020) pagi.

Kepada semua Bima Arya mengajak untuk menyikapi dengan tepat. Kepada warga Kota Bogor dihimbau untuk tidak panik secara berlebihan. Menurutnya, virus Corona berbahaya tetapi bukan berarti tidak bisa sembuh dan cukup banyak yang pernah berinteraksi dengan penderita virus corona tetapi tidak terjangkit.

“Jangan panik, mari hadapi ini dengan kematangan, kedewasaan dan mari kita tingkatkan terus Germas, PHBS, koordinasi dengan semua pihak untuk mengantisipasinya,” ujarnya.

Himbauan agar tidak panik juga bukan berarti disikapi secara santai. Untuk itu kepada semua jajaran Pemkot Bogor, Bima Arya mengeluarkan 8 instruksi Wali Kota Bogor agar bisa dipahami dan dijalankan secara maksimal sebagai langkah pencegahan dan penanganan. Salah satunya menginstruksikan aparatur di wilayah agar gencar melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan.

Kepada jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dirinya juga meminta agar bahu membahu bersama aparatur wilayah dan warga Kota Bogor melakukan deteksi seakurat mungkin setiap indikasi terjangkit virus Corona.

Untuk memudahkan warga yang ingin menyampaikan laporan, Pemkot Bogor menyediakan hotline dan nomor layanan gawat darurat untuk warga yang ingin melaporkan adanya indikasi terjangkit virus corona. (0251-8363335) dan Whatsapp (08111116093).

Selain itu, Dinkes Kota Bogor diminta untuk memonitor dan memantau laporan indikasi yang masuk agar bisa segera diantisipasi. Jika ada laporan masuk terkait dugaan atau indikasi virus Corona, Bima Arya secara tegas meminta agar tidak dibiarkan datang sendiri, tetapi dijemput dengan prosedur tetap (protap) berdasarkan petunjuk pelaksanaan Kementerian Kesehatan.

“Ini atensi untuk camat, lurah, puskesmas dan yang lainnya. Apabila ada yang terindikasi virus Corona pastikan ada protap penjemputan bagi warga yang terindikasi virus Corona. Seluruh puskesmas dan rumah sakit berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan kesiapsiagaan guna memastikan protap yang harus dilakukan jika ada yang terindikasi virus corona. Jadi jelas masuk lewat mana, ditangani siapa, tahapannya bagaimana, jangan sampai ada pasien yang terindikasi terus dibiarkan mengantri lama di UGD, berinteraksi dengan yang lain. Perhatikan protap secara seksama,” jelas Bima Arya.

Untuk setiap data laporkan yang terkait indikasi kasus positif virus Corona, Bima Arya memerintahkan untuk dikumpulkan dan dicek. Langkah antisipasi yang dilakukan Pemkot Bogor tidak terlepas dari pemberitahuan yang diumumkan Presiden Joko Widodo terkait adanya dua warga negara Indonesia yang terjangkit virus Corona beberapa hari lalu. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BOGOR

21 Rumah Sakit Ikuti Instruksi Bima Arya soal Kesiapsiagaan Hadapi Virus Corona

Published

on

Wali Kota Bogor Bima Arya memantau sejumlah rumah sakit di Kota Bogor. (Foto : Instagram @Pemkotbogor)

Jabarraya.com, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya memantau sejumlah rumah sakit di Kota Bogor terkait peningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi penyebaran infeksi Virus Corona Covid-19.

Rumah sakit yang dipantau Bima Arya dan jajaran Dinas Kesehatan Kota Bogor adalah Siloam Hospital Bogor di Jalan Pajajaran, Bogor Tengah, Selasa (3/3/2020).

Sebelum memasuki rumah sakit tersebut, Bima Arya harus mengikuti prosedur dan arahan petugas dengan memeriksa suhu tubuh menggunakan alat khusus di area deteksi dini Covid-19. Area tersebut ditempatkan di setiap pintu masuk rumah sakit.

Setelah itu, Bima Arya dan setiap pengunjung yang masuk diminta untuk menjawab pertanyaan petugas seputar riwayat kesehatan dalam beberapa hari terakhir hingga riwayat perjalanan ke luar negeri dalam waktu 14 hari terakhir.

Setelah dinyatakan clear, pengunjung dipersilahkan masuk dengan menyemprotkan hand sanitizer untuk membersihkan atau menghilangkan kuman pada tangan terlebih dahulu.

Bima Arya kemudian diajak Direktur Siloam Hospital Bogor Finna Indriany melihat suasana di ruang IGD. Di sana Bima diperlihatkan kesiapansiagaan rumah sakit dalam memeriksa pasien yang diduga tertular Covid-19. Kesiapan tersebut terlihat dari dilengkapinya perawat dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan ruang isolasi.

“Beberapa rumah sakit telah di cek sudah menjalankan protap. Screening di awal. Jadi ketika ada yang terindikasi, langsung ditangani sesuai SOP. Yang kedua, ada pengamanan maksimal, APD maksimal dari semua perawat ketika ada pasien yang mungkin ada indikasi ke arah virus corona. Sejauh ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” ungkap Bima Arya.

Bima Arya menilai apa yang ia lihat dan terima laporannya, sejumlah rumah sakit di Kota Bogor sudah menjalankan instruksi pemkot Bogor sesuai standar yang diarahkan Kementerian Kesehatan. “Saya pantau tadi protap dan APD sudah sesuai standar dari Kemenkes ya,” tandasnya. (ini)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending