Connect with us

BOGOR

Pemkot Berdayakan Warga Pamoyanan Bogor Berbisnis Domba

Published

on

Pemkot Bogor, Jawa Barat menggandeng Rumah Zakat melakukan langkah pemberdayaan masyarakat melalui bisnis domba dengan membuatkan Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas) bernama Markaz Domba, Rabu.

Jabarraya.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat menggandeng Rumah Zakat melakukan langkah pemberdayaan masyarakat melalui bisnis domba dengan membuatkan Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas) bernama Markaz Domba, Rabu (28/8/2019).

Branch Manager Rumah Zakat Bogor, Uus Kusnadi mengatakan bahwa Bummas yang dibentuk di Kelurahan Pamoyanan Kota Bogor ini sebagai wadah bagi masyarakat sekitar untuk berusaha di bidang ternak dan jual beli domba.

“Harapannya ke depan Markaz Domba jadi tempat mencari domba-domba unggulan. Launching Bummas se-Indonesia dilakukan Rumah Zakat tanpa kecuali di Pamoyanan,” ujarnya kepada Antara usai meresmikan Markaz Domba.

Bummas Markaz Domba yang melibatkan 22 masyarakat Pamoyanan itu kini memiliki 27 ekor domba untuk diternak. Meski sudah berjalan dua tahun, kini keseluruhan domba belum memasuki masa pembibitan.

Sementara itu, Fasilitator Desa Berdaya Pamoyanan Elan Jaelani mengatakan, Bummas Markaz Domba berjalan dua tahun dengan wadah awal berupa Kelompok Ternak Berdaya. Ia berharap, dengan diubah menjadi Bummas Markaz Domba, usaha masyarakat Pamoyanan itu bisa semakin berkembang.

“Pasarnya baru mengandalkan Idul Adha. Kemarin terjual 16 ekor, tahun lalu 10 ekor, ke depan mudah-mudahanan target tiap hari terjual untuk Aqiqah dan sate,” kata Elan Jaelani.

Lurah Pamoyanan Kota Bogor, Djodjo menyebutkan bahwa Markaz Domba hadir untuk menggerakan ekonomi masyarakat sekitar. Di samping itu, ketika usaha Markaz Domba membuming, akan mengangkat nama Pamoyanan.

“Kami salut dan mendukung kepada masyarakat yang terus bergerak untuk memajukan Pamoyanan,” ujar Djodjo.

Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pamoyanan, Hoerudin mengaku terbantu atas kerjasama antara Pemkot Bogor dengan Rumah Zakat itu. Ia akan terus mengawal dan mendukung keberlangsungan Bummas Markaz Domba.

“Ini sangat baik dalam memberdayakan masyarakat petani di Pamoyanan, kami sangat mendukung,” tuturnya. (mfs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BOGOR

Diserang Monyet, Bocah di Bogor Jalani Perawatan Intensif

Published

on

Bocah bernama Elis (7) di Kampung Garisul Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat harus dirawat intensif lantaran diserang monyet, Rabu petang.

Jabarraya.com, Bogor – Bocah bernama Elis (7) di Kampung Garisul Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat harus dirawat intensif lantaran diserang monyet, Rabu (18/9/2019) petang.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitalena, menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika Elis hendak pergi bermain dengan teman-temannya sekitar pukul 17.30 WIB. Di tengah perjalanan, satu monyet liar menghampiri Elis yang berjalan seorang diri.

“Monyet liar langsung menyerang lalu mengigit bagian kaki kanan dan kaki kiri serta bagian paha belakang,” ujarnya, di Bogor.

Ita mengatakan, Elis ditolong warga sekitar ketika kondisinya sudah lemas. Saat itu pula, Elis dibawa ke Puskesmas Jasinga oleh warga. Tapi, luka Elis tidak dapat ditangani di Puskesmas, sehingga membuat Elis dirujuk ke RSUD Leuwiliang.

“Hingga saat ini masih di lakukan perawatan terhadap korban di RSUD Leuwiliang. Dirujuk, karena lukanya tidak bisa ditangani di Puskesmas,” kata Ita.

Pada saat yang bersamaan, warga lainnya melaporkan kejadian yang menimpa Elis ke Polsek Jasinga Polres Bogor. Setelah menerima laporan, Kapolsek Jasinga, AKP Lukito Amd langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

“Langsung ditangani kepala Polsek, udah mendatangi TKP dan memintai keterangan saksi-saksi yang ada di tempat kejadian itu,” tuturnya. (mfs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BOGOR

Pemkab Bogor Membentuk Program “Hari Peduli Kalibaru”

Published

on

Jabarraya.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat melalui Kecamatan Cibinong membentuk program “Hari Peduli Kalibaru” guna merespons kondisi anak Sungai Ciliwung yang sempat viral lantaran penuh dengan sampah.

“Kami sudah membuat program ‘Hari Peduli Kalibaru’. Kami mohon ini dicanangkan oleh Ibu Ade Yasin (Bupati Bogor, red.). Ini adalah untuk mengimbangi Hari Peduli Kali Ciliwung. Kondisi di sini ternyata lebih parah,” ujar Camat Cibinong Bambang W. Tawekal kepada ANTARA, di Bogor, Rabu (19/9/2019).

Dia mengatakan program itu dibuat untuk menyiasati permasalahan sampah yang banyak diabaikan oleh warganya.

Buktinya, meski sampah Kalibaru sudah berulang kali diangkut menggunakan alat berat, akan tetapi lagi-lagi kondisinya penuh sampah.

“Sampah itu musuh, tapi jika kita bisa mengelola dengan baik, maka mereka akan menjadi teman. Contohnya, seperti daur ulang sampah,” kata dia.

Di samping itu, Bambang berharap Pemkab Bogor mendukung sepenuhnya dalam hal penanganan sampah di wilayah Cibinong.

Salah satu dukungan yang ia harapkan, yaitu pengadaan alat berat untuk mengangkut sampah, yang saat ini belum dimiliki oleh Pemerintah Kecamatan Cibinong.

Menanggapi hal itu, Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku akan menindaklanjuti curhatan Bambang.

Khusus penanganan sampah, menurut dia, dalam waktu dekat Pemkab Bogor akan bekerja sama dengan DKI Jakarta dan Pemkot Bogor.

“Akan kami tindaklanjuti. Saya dengan Pak Iwan (Wakil Bupati Bogor, red.) punya banyak janji dan pelan-pelan janji itu akan kami penuhi. Belum satu tahun kami memimpin, minimal ada yang sudah kami laksanakan dan penuhi ke masyarakat. Hakikatnya, tujuan kami adalah menjadi pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani masyarakat,” tuturnya. (mfs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BOGOR

Bupati Bogor – Iriana Jokowi akan Bersih – Bersih Sungai

Published

on

Bupati Bogor Ade Yasin

Jabarraya.com, Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin akan melakukan bersih-bersih Sungai Cipakancilan di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, Kamis (19/9/2019).

“Besok Bu Iriana akan datang ke Bogor untuk bersih-bersih sungai. Kebetulan sungai yang dibersihkan adalah Cipakancilan,” ujar dia di Cibinong, Bogor, Rabu (19/9/2019).

Bukan hanya melakukan aksi pembersihan sungai di Kecamatan Sukaraja itu, keduanya juga akan terlibat dalam mengedukasi 100 warga mengenai bahaya sampah serta memberikan alat berat untuk mengangkut sampah dari sungai.

“Kita sebagai penyelenggara siap, mudah-mudahan setelah acara ini kita tetap tanggung jawab atas sungai, karena ini kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai,” kata Bupati Ade Yasin yang belum genap setahun memimpin Kabupaten Bogor itu.

Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah cukup serius dalam memberlakukan peraturan daerah (Perda) terkait dengan sampah. Beberapa kali, Pemkab Bogor melalui petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memberikan sanksi tindak pindana ringan (tipiring) terhadap pembuang sampah sembarangan.

“Kalau ketemu, OTT (Operasi Tangkap Tangan) pasti diproses ke pengadilan. Kalau sudah masuk pengadilan pasti ada sanksinya,” tutur politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Jawa Barat lebih dahulu melakukan aksi memungut sampah di Sungai Cipakancilan dan Kali Baru di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu, menjelang kedatangan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo pada Kamis (19/9).

Koordinator lapangan mahasiswa FISIB Unpak, David Rizar Nugroho, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan arahan langsung Rektor Unpak Prof Bibin Rubini, mengingat lokasi tersebut akan didatangi Ibu Negara.

“Beliau meminta saya mengerahkan mahasiswa FISIB untuk bergerak segera. Sebelum kedatangan Ibu Jokowi besok (19/9/2019), kita sudah bergerak,” ujarnya. (mfs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending