Connect with us

BANDUNG

30 Siswa SMN Asal Jawa Barat Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Published

on

Para siswa terpilih di Jawa Barat menerima materi pelatihan jurnalistik dalam gelaran Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di Garden Permata Hotel, Kota Bandung, Senin (12/8/2019).

Jabarraya.com, Bandung – Sebanyak 30 siswa terpilih dari sekolah menengah atas (SMA) di Jawa Barat mengikuti pelatihan jurnalistik dalam acara pembekalan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang merupakan rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) di Bandung, Senin (12/8/2019).

Head Departement Community Development PT Jasa Marga, Titi Purwantiningsih mengatakan bahwa materi jurnalistik yang berupa pelatihan menulis, fotografi dan video tersebut diberikan agar para siswa dapat memiliki kemampuan lebih untuk mengembangkan diri, bukan hanya mendapat materi formal di dalam kelas.

“Bukan hanya untuk kegiatan jurnalistik, menulis dan memotret juga penting untuk didapatkan para siswa, semua keahlian tersebut digali di sini,” kata Titi di Bandung, Senin (12/8/2019).

Tiga materi tersebut diberikan oleh tiga pewarta LKBN Antara biro Jawa Barat, diantaranya Ajat Sudrajat (pewarta Antara), Raisan Al Farisi dan Novrian Arbi (pewarta foto Antara). Mereka memberikan materi dasar kepada para siswa untuk membuat sebuah karya jurnalistik yang sederhana.

Selain itu, menurutnya materi tersebut bisa juga menjadi bekal para siswa SMN Jawa Barat yang akan bertolak ke Kalimantan Timur untuk mengenal budaya daerah tersebut dalam rangkaian acara BHUN 2019.

Lebih lanjut, kata dia, dalam kunjungan tersebut siswa akan lebih mengenal nusantara lebih nyata dari pada hanya mendapatkan materi di bangku sekolah. Kemudian para siswa juga akan mendapat pengetahuan dari para perusahaan BUMN sebagai penyokong pembangunan Indonesia.

“Jadi dalam kunjungan tersebut para siswa juga bisa mendokumentasikan perjalanannya dan budaya di sana (Kaltim) karena mereka juga harus membuat laporan setiap harinya untuk dirangkum,” kata dia.

Dengan demikian ia berharap gelaran tersebut ke depannya dapat terus berlanjut. Selain itu para siswa juga yang telah mengenal nusantara dan bisa menceritakan apa yang ia dapatkan kepada para siswa lain di sekolah asalnya.

Rangkaian Program BUHN di Provinsi Jawa Barat ini diselenggarakan oleh PT Jasa Marga, Biofarma, PT LEN dan Perum Jasa Tirta II sebagai penyokong Kementerian Badan Usaha Dalam Negeri (BUMN). (bar)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BANDUNG

Gubernur Jawa Barat: Revitalisasi Kawasan Wisata Waduk Jatiluhur Dimulai Tahun ini

Published

on

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil meninjau sejumlah titik di kawasan wisata Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Minggu (18/8/2019)

Jabarraya.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil saat meninjau sejumlah titik di Waduk Jatiluhur, Minggu (18/8/2019), memastikan bahwa objek wisata di Kabupaten Purwakarta ini akam direvitalisasi pada 2019.

Gubernur Emil mengatakan, penataan Waduk Jatiluhur merupakan komitmen dalam mewujudkan Jabar sebagai provinsi pariwisata dan harapannya wajah Waduk Jatiluhur yang baru bisa menarik lebih banyak wisatawan dan menjadi objek wisata baru.

“Ke depan Jatiluhur akan ramai dan penuh kegiatan positif. Jabar provinsi pariwisata ini komitmen saya, kita akan tata ulang dan penambahan wisata baru di beberapa titik,” ujar Emil.

Yang istimewa dari rencana revitalisasi itu, lanjut Emil, adalah pembangunan masjid terapung di tengah waduk yang didesain langsung olehnya.

Wisatawan pun mendapat opsi baru untuk beribadah di tengah waduk dengan lebih dulu menggunakan perahu.

“Sehingga orang kalau mau sembahyang ada dua pilihan, bisa di darat atau di air menggunakan perahu dulu,” tambah Emil.

Pun di kawasan Pamundingan yang masih berada di area Waduk Jatiluhur, akan dibangun hotel dengan konsep terapung.

Gubernur Emil menjelaskan, hotel tersebut akan berdiri di atas pelampung besar mengikuti kondisi permukaan air yang sudah dijamin keamanannya.

“Hotelnya yang khas Jatiluhur jadi tidak berada di darat, tapi di air pakai pelampung. Pada saat permukaan air naik di sekitar bulan Januari sampai Mei, dia (hotel) ikut naik. Pada saat air menyusut atau musim kemarau, juga ikut turun. Tidak ada masalah, (juga) dengan akses 20 menit dari area masuk,” tutur Emil.

Selain itu, lapak pedagang juga akan dipindahkan ke kawasan yang lebih baik. Relokasi pedagang ini dipastikan tidak akan merugikan pedagang melainkan bertujuan untuk meningkatkan penghasilan para pedagang.

Penataan Waduk Jatiluhur tahap satu untuk sementara akan menggunakan lahan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II. Saat ini proyek penataan seluruh kawasan menjejak proses Detail Engineering Design (DED) dengan perkiraan anggaran sebesar Rp20 hingga 30 miliar tiap titik. Penataan kawasan juga telah disepakati bersama pihak pengelola Waduk Jatiluhur.

“Sementara tahap satu kita pakai lahan PJT II. Dananya sudah disiapkan dan pembangunan dimulai tahun ini,” kata Emil.

“Ini bagian dari pengembangan sehingga semua akan mendapatkan kebaikan kawasan tertata, warga jadi pekerja dan beraktivitas ekonomi, kemudian PAD Purwakarta juga bisa meningkat,” ujarnya. (asd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BANDUNG

Pemprov Jabar-Kominda Teken MoU Pengamanan Aset Negara

Published

on

Sekda Provinsi Jabar, Daud Achmad

Jabarraya.com, Bandung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Komite Intelijen Daerah (Kominda) Jawa Barat (Jabar) dan Badan Pertanahan Nasional Wilayah Jabar menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait penguatan pengamanan aset tanah dan bangunan milik pemerintah.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan di Kantor Bersama Kominda Jabar, Satgas Citarum, Saber Pungli Jabar, Korsupgah KPK Jabar dan Balai Lingkup Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, Kota Bandung, kemarin.

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Daud Achmad mengatakan, nota kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan pengamanan aset tanah dan/atau bangunan yang dimiliki atau dikuasai oleh Pemdaprov Jabar, baik dari aspek pengamanan fisik, administrasi maupun hukum.

“Lingkup dari nota kesepahaman ini adalah pendeteksian dini timbulnya konflik terhadap penguasaan aset dan pengamanan aset yang dimiliki Pemdaprov Jabar,” ujar Daud.

Daud menilai, keterlibatan Kominda diperlukan karena penanganan permasalahan aset tidak hanya dilaksanakan melalui proses hukum semata, melainkan juga menyangkut permasalahan-permasalahan non-hukum.

Menurut Daud, keterlibatan peran intelijen mendorong strategi penanganan menjadi lebih taktis, dinamis, dan efektif. Selain itu, dukungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat penanganan permasalahan aset semakin masif.

Menurut Kepala Badan Intelijen Daerah Jabar yang juga menjabat Ketua Kominda Jabar Brigjen TNI Dedi Agus Purwanto, MoU ini menjadi bentuk komitmen dan kesiapan pihaknya dalam membantu mengamankan aset pemerintah bagi kepentingan rakyat.

“Penandatanganan kesepakatan ini tentunya kami dari Komite Intelijen Daerah Provinsi Jawa Barat sangat apresiasi. Ini salah satu bagian wujud perhatian kita bersama mengamankan aset negara. Ini bukan hanya kepentingan pemerintah, tapi tidak kalah pentingnya lagi untuk kepentingan rakyat,” tutur Dedi.

Turut hadir dalam acara ini adalah Mepala Kantor Wilayah BPN Jawa Barat Yusuf Purnama, Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Barat Dudi Sudrajat Abdurachim, Kepala DKPP Jabar Koesmayadi, Kepala Biro PEMKS Jabar Dani Ramdhan dan Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jabar Eni Rohyani. (asj)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BANDUNG

Pimpinan Parpol Jabar Minta Moratorium DOB Dicabut

Published

on

Suasana pertemuan para pimpinan partai politik di Jabar di Kantor DPW PKB Jawa Barat Jalan Ahmada Dahlan Kota Bandung, Kamis (15/8/2019),

Jabarraya.com, Bandung – Sejumlah pimpinan partai politik di Provinsi Jawa Barat yakni PKB, Partai Gerindra, PKS, PPP, Partai Golkar, PDIP, PAN, Partai NasDem, Perindo dan Partai Demokrat meminta agar pemerintah pusat mencabut moratorium daerah otonom baru (DOB) untuk wilayah Jabar.

“Hal kedua yang kami simpulkan dari pertemuan ini ialah bagian dari percepatan untuk pembangunan Jabar yang lebih baik. Dan semua parpol bersepakat agar pemerintah pusat mencabut moratoriun DOB di Jabar,” kata Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, di Bandung, Kamis (15/8/2019).

Kamis pagi, DPW PKB Jawa Barat mengundang para pimpinan partai politik di Jabar untuk berdiskusi terkait isu kekinian di provinsi ini.

Dalam diskusi tersebut, kata Huda, ada tiga hal penting yang dibahas salah satunya ialah tentang sikap pimpinan parlpol di Jabar yang meminta agar pemerintah mencabut moratorium DOB untuk Jabar.

Huda menjelaskan alasan pihaknya dan pimpinan parpol lainnya meminta moratorium DOB untuk Jabar dicabut karena jumlah kabupaten/kota dengan penduduknya tidak seimbang.

“Kalau tidak salah yang sudah diusulkan untuk DOB itu ada enam dari target 11 daerah. Jateng saja yang penduduknya lebih sedikit dari Jabar jumlah provinsinya mencapai 35 sementara Jabar hanya 27 kabupaten kota,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat MQ Iswara menambahkan laju pertumbuhan penduduk di Jabar tinggi tapi jumlah kabupaten kotanya tidak bertambah hanya 27.

Oleh karena itu, kata Iswara, pihaknya dan pimpinan parpol lainnya di Jabar sepakat agar pemerintah mencabut moratorium DOB untuk Jabar.

“Dan dalam RPJMD hanya enam daerah yang akan dimekarkan dan yang sudah masuk prolegas hanya 3 yakni Bogor, Sukabumi dan Garut,” katanya. (ASJ)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending