Connect with us

INDRAMAYU

Pemkab Indramayu Imbau Pembungkusan Daging Kurban Tidak Gunakan Plastik

Published

on

Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kabupaten Indramayu Aep Surahman

Jabarraya.com, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menerbitkan surat edaran mengimbau panitia kurban dalam pembagian daging kurban tidak menggunakan bungkus plastik, guna meminimalkan sampah yang sulit didaur ulang.

“Kebijakan Pemkab Indramayu ini merupakan ikhtiar secara nyata untuk terus mengurangi sampah plastik secara terus menerus yang disinergikan dengan program lainnya,” kata Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kabupaten Indramayu Aep Surahman di Indramayu, Kamis (8/8/2019).

Aep menuturkan imbauan tidak membungkus daging kurban dengan plastik itu dituangkan juga dalam Surat Edaran Nomor 668.2/3106/DLH tanggal 29 Juli 2019 tentang imbauan Pelaksanaan Idul Adha Tanpa Sampah di Kabupaten Indramayu yang ditandatangani langsung Bupati Indramayu Supendi.

Menurut dia, bungkus daging bisa menggunakan bahan-bahan organik yang terbuat dari dedaunan atau bambu.

Seperti tempat “besek” daun kelapa, daun pandan, bambu, daun jati, daun pisang, gedebog pisang, atau masyarakat bisa membawa wadah/tempat daging dari rumah sendiri.

Selain itu, dalam penyembelihan hewan kurban agar dilakukan di area lapangan atau di lahan yang luas dan mengumpulkan tulang daging kurban untuk dibuang pada tempat sampah.

“Penyembelihan hewan kurban bisa dilakukan di lapangan atau lahan yang luas dan tulang yang tidak digunakan bisa dibuang pada tempat sampah,” tuturnya.

Aep menambahkan, untuk pengurangan sampah pada pelaksanaan Idul Adha mendatang, masyarakat diimbau untuk tidak membawa alas kertas/plastik pada pelaksanaan shalat.

“Namun bisa membawa alas seperti tikar dan lainnya yang bisa kembali dibawa pulang,” katanya. (kha)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

INDRAMAYU

KAI Cirebon Imbau Warga Tak Melakukan Pelemparan Batu ke Kereta

Published

on

Deputi VP PT KAI Daop 3 Cirebon Raden Agus Dwinanto.

Jabarraya.id, Indramayu – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mengimbau kepada masyarakat sekitar jalur kereta untuk tidak melakukan pelemparan batu, karena sangat membahayakan terhadap pengguna jasa.

“Kami mengimbau agar warga tidak mudah melakukan pelemparan kearah kereta,” kata Deputi VP PT KAI Daop 3 Cirebon Raden Agus Dwinanto di Indramayu, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, saat ini masih sering terjadi pelemparan batu ke arah kereta yang sedang melaju dan ini tentu sangat membahayakan bagi perjalanan dan pengguna jasa.

Agus mengatakan kejadian pelemparan pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sampai bulan Oktober 2019 sudah terjadi 20 kali.

“Tahun lalu pelemparan ada 17 kejadian dan saat ini sudah sampai 20 kali,” ujarnya.

Dia menambahkan di wilayah Daop 3 Cirebon ada beberapa lokasi yang sering terjadi pelemparan batu, yaitu di antara Stasiun Jatibarang-Kertasmaya, Losari-Ketanggungan Brebes dan ada juga di titik lain.

KAI juga mengimbau agar masyarakat turut serta menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan KA demi kelancaran mobilitas masyarakat di Cirebon dan sekitarnya.

Agus mengatakan pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat, agar tidak mudah merusak transportasi massal yang dimiliki negara.

“Kita juga terus melakukan edukasi kepada warga sekitar agar tidak mudah melemparkan batu ke kereta,” katanya.
(kli)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INDRAMAYU

Polres Indramayu Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Tolak Revisi UU KPK

Published

on

Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki

Jabarraya.com, Indramayu – Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat, membubarkan aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok masyarakat terkait penolakan revisi UU KPK, karena diindikasikan akan adanya bakar keranda yang telah disiapkan.

“Awalnya kita persilakan para pengunjuk rasa menyampaikan pendapatnya dan kami hanya memantau saja jalannya aksi itu,” kata Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki di Indramayu, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya setelah diikuti jalannya unjuk rasa, pihaknya mendapatkan adanya informasi terkait rencana pembakaran properti seperti keranda dan juga beberapa barang lainnya.

Setelah diselidiki ternyata benar, bahwa warga yang melakukan unjuk rasa telah membawa sejumlah barang yang diduga kuat akan dibakar.

“Kami mengikuti dan memberikan waktu seluas-luasnya, namun kami mendapatkan akan adanya aksi bakar-bakaran. Dan setelah diselidiki ternyata benar adanya, di mana dari para pendemo kami menemukan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membakar,” ujarnya.

Setelah itu kata Yoris, pihaknya langsung membawa para pendemo ke Makopolres Indramayu guna dilakukan interogasi.

Pembubaran aksi unjuk rasa menolak revisi UU KPK itu dikhawatirkan akan terjadinya kejadian yang seperti di Cianjur, di mana akibat bakar saat unjuk rasa menyebabkan korban jiwa.

“Kita persilakan kalau mau unjuk rasa, tapi harus dengan cara sopan, tanpa harus ada aksi bakar-bakaran, karena itu membahayakan,” katanya.

Yoris menambahkan setelah dimintai keterangan, warga yang mengikuti aksi tersebut ternyata tidak mengetahui apa yang dilakukan dan tidak tahu terkait materinya.

“Dari sejumlah orang yang diamankan, kita juga mengamankan dua orang dari Kabupaten Kuningan yang ikut dalam aksi dan terbukti membawa bahan untuk dibakar,” tuturnya. (kli)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INDRAMAYU

Indramayu Segera Luncurkan Aplikasi Semua Kebutuhan Warga

Published

on

Admin dari perangkat daerah diberikan pelatihan bimbingan teknis untuk mengetahui secara detail aplikasi Indramayu All in One di Indramayu, Selasa (20/8/2019).

Jabarraya.com, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, segera meluncurkan aplikasi untuk semua kebutuhan warganya yang ingin mengetahui tentang Kota Mangga, termasuk pengaduan terhadap layanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana di Indramayu, Selasa (20//8/2019), mengatakan, pihaknya segera meluncurkan aplikasi untuk semua kebutuhan warga yang dinamakan “Indramayu All in One”.

“Aplikasi ini nantinya dapat diakses oleh masyarakat umum dengan mengakses informasi publik yang ada di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Dalam aplikasi tersebut nantinya warga bisa mengakses informasi tentang kepariwisataan, kesehatan, layanan darurat, info lowongan pekerjaan, rute angkutan umum, pendidikan, perizinan dan berbagai info lainnya.

Di dalam aplikasi “Indramayu All in One” Lanjut Aan, juga terdapat pengaduan terhadap berbagai perangkat daerah dan layanan publik lainnya.

“Hal ini memudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi-informasi penting yang ada di Kabupaten Indramayu,” tuturnya.

Menurutnya dengan aplikasi tersebut nantinya dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik, dengan melakukan pemberian informasi umum melalui aplikasi.

Selain itu juga meningkatkan kinerja dan kecepatan pelayanan publik dengan adanya layanan pengaduan dan keluhan-keluhan dapat ditanggapi diselesaikan dengan lebih cepat.

“Aplikasi ini segera kita luncurkan pada kahir Agustus ini, supaya pelayanan kepada publik bisa lebih cepat, profesional, transparan dan lebih mudah,” katanya. (kli)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending