Connect with us

NEWS

Selamat Jalan, Ibu Djuminah Soemarno Telah Tiada

Published

on

Djuminah Soemarno, Ibunda Budi Purnomo Karjodihardjo seorang praktisi komunikasi dan media center.

Jabarraya.com, Bogor – Ibunda Budi Purnomo Karjodihardjo, seorang praktisi komunikasi dan media center, yang juga pendiri media ini, yaitu ibu Djuminah Soemarno meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

“Mbah putri (nenek-red) meninggal pada jam 07.45, Kamis (8/8/2019) di Bogor Senior Hospital,” kata Theodore Alvin Wicaksono, cucu Djuminah di Bogor, Kamis (8/8/2019).

Alvin menjelaskan, neneknya itu menderita sakit stroke sejak 7 bulan lalu dan seminggu terakhir ini menjadi kritis dan dirawat di rumah sakit Bogor Senior Hospital sejak Senin (5/8/2019).

Jenazah ibu Djuminah Soemarno yang lahir di Ciamis, Jawa Barat pada 7 Juni 1949 itu disemayamkan di Rumah Duka Sinar Kasih, Jl. Batutulis No. 38 Bondongan, Bogor Selatan.

Sejumlah karangan bunga dari tokoh-tokoh terlihat di rumah duka, misalnya dari Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, pengacara Gurning Bahtera, tokoh pasar modal Haryajid Ramelan, dan sebagainya.

Rencananya, besok Jumat (9/8/2019), jenazah ibu Djuminah Soemarno akan diberangkatkan ke tempat peristirahatannya yang terakhir di pemakaman Taman Giri Tama, desa Tonjong, kecamatan Kemang, kabupaten Bogor.

Ibu Duminah meninggalkan suami Soemarno Karjodihardjo, dengan 4 orang anak yaitu Budi Purnomo Karjodihardjo (Jakarta), Retno Widiastuti (Mojokerto), Retno Susilowati (Perancis), dan Retno Ambar Riyani (Bandung).

Anak tertuanya, Budi Purnomo pernah menjadi direktur komunikasi dan media kontestasi politik, seperti Jokowi-Basuki, Prabowo-Hatta, Anies-Sandi, dan terakhir menjadi wakil direktur media Prabowo-Sandiaga.

Sedangkan cucu-cucunya ada 7 orang, yaitu Timothy Alden Wicaksono, Theodore Alvin Wicaksono, Harastuti Krislamiati Tunggaldewi, Hartadi Anggoro Pamungkas, Imanuela Tri Mangganis, Awan Ralliere, dan Maya Ralliere. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NASIONAL

Deddy Corbuzier Resmi Diterima Jadi Anggota Nahdlatul Ulama

Published

on

Deddy Corbuzier adalah seorang mentalis yang populer di Indonesia.

Jabarraya.com, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj resmi menerima selebriti Deddy Corbuzier dalam keanggotaan Nahdlatul Ulama pada Istigasah, di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019).

“Gus Deddy hari ini resmi diterima menjadi anggota Nahdlatul Ulama,” kata KH Said Aqil.

Selain Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, acara tersebut juga dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah).

“Dulu yang hadir istigasah yang tua-tua, sekarang penuh dengan pemuda. Ini enggak tahu gara-gara Gus Miftah atau Gus di sebelahnya ini,” kata Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU Bukhori Muslim, di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Istigasah dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan melantunkan doa dan shalawat yang meminta pertolongan pada Allah SWT agar dihilangkan atau terlepas dari bala bencana.

Gus Miftah tiba didampingi Deddy Corbuzier sekitar pukul 21.03 WIB dengan pengawalan ketat dari Banser NU.

Deddy Corbuzier mengucapkan terima kasihnya telah disambut dengan meriah sebagai bagian anggota NU.

Ia menyatakan pula sangat bangga sudah menjadi mualaf, namun kadang Deddy merasa takut dengan warganet.

“Pernah sekali saya ditanya bagaimana anak saya (Azka) setelah saya masuk Islam, saya takut karena katanya kalau anak saya tidak masuk Islam yang dosa ayahnya,” ujar Deddy.

Deddy menyampaikan keresahannya itu, di depan ribuan orang yang datang ke sana, disaksikan pula oleh KH Said Aqil Siradj.

“Kalau kamu ingin membawa orang menikmati keindahan Islam. Jangan buat mereka takut,” ujar Deddy.

KH Said Aqil Siradj mengatakan ada dua prinsip dalam Nahdlatul Ulama yaitu moderat dan toleran. Keduanya tidak terwujud,menurut dia lagi, kalau tidak didasari intelektual berbasis akhlak. “Toleransi tidak terwujud tanpa intelektual yang berakhlakul karimah atau akhlak mulia,” ujar Said

Said Aqil mengutip ayat dalam Al-Quran yang mengatakan jangan kamu mencaci maki orang yang tidak menyembah Allah, nanti mereka mencaci maki Allah.

“Demikian Allah telah memberikan kepada masing-masing umat dan bangsa, kebiasaannya budayanya untuk saling menghormati,” ujar Said Aqil. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

KPK Geledah Ruang Kerja Iwa Karniwa

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa.

Jabarraya.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (31/7/2019) menggeledah ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa (IWK) dalam penyidikan kasus suap izin proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Iya, ada penggeledahan dalam kasus suap terkait RDTR (Rencana Detil Tata Ruang) Meikarta pagi ini di ruang Sekda Jabar,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Dalam pengembangan kasus Meikarta itu, KPK pada Senin (29/7/2019) kembali menetapkan dua tersangka, yaitu Iwa Karniwa dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto (BTO).

Untuk diketahui, perkara kasus Meikarta tersebut berawal dari kegiatan tangkap tangan pada 14 dan 15 Oktober 2018. KPK menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dari unsur kepala daerah, pejabat di pemkab Bekasi dan pihak swasta.

Kesembilan orang tersebut sudah divonis yaitu (1) Bekas Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin divonis 6 tahun penjara, (2) Bekas Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi Jamaludin divonis 4,5 tahun penjara, (3) Bekas Kepala PMPTSP Pemkab Bekasi Dewi Tisnawati divonis 4,5 tahun penjara, (4) Bekas Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat Maju Banjarnahor divonis 4,5 tahun penjara.

Selanjutnya (5) Bekas Kepala Bidang Penataan ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili divonis 4,5 tahun penjara, (6) Bekas Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro divonis 3,5 tahun penjara, (7) Henry Jasmen P Sitohan divonis 3 tahun penjara, (8) Fitradjaja Purnama divonis 1,5 tahun penjara dan (9) Taryudi divonis 1,5 tahun penjara.

Penerimaan oleh Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan atau pejabat lain di pemerintahan kabupaten Bekasi terkait 6 aspek yang cukup sistematis untuk mempengaruhi kewenangan DPRD Kabupaten Bekasi yaitu:
a. Penerimaan terkait izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT) seluas 846.356 meter persegi kepala PT Lippo Cikarang Tbk.
b. Penerimaan terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
c. Penerimaan terkait rekomendasi Dinas PUPR berupa site plan, block plan dan saran teknis IMB oleh Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.
d. Penerimaan terkait rekomendasi pemasangan alat proteksi pemadam kebakaran.
e. Penerimaan terkait rekomendasi lingkungan hidup dari Dinas Lingkungan Hidup
f. Penerimaan terkait penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (ben)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

KPK Hargai Pemprov Jabar Tunjuk Plh Sekda

Published

on

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa.

Jabarraya.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi menghargai langkah Pemprov Jawa Barat menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Jawa Barat setelah ditetapkannya Iwa Karniwa (IWK) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara suap izin proyek Meikarta.

“Kami hargai Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil tindakan cepat. Jadi, setelah konferensi pers dilakukan kemarin tindakan cepat langsung dilakukan hari ini agar tidak ada persinggungan kepentingan atau hal-hal lain yang akan merugikan di dua sisi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Diketahui, Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Setda Jabar Daud Achmad mulai Selasa ini ditunjuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai Plh Sekda Jabar.

Adapun Iwa menjalankan cuti besar selama tiga bulan untuk berkonsentrasi terhadap kasus yang dialaminya saat ini.

“Kalau tersangka kasus korupsi apalagi yang ditangani oleh KPK itu masih menduduki jabatannya maka ada risiko pelaksanaan tugas pelayanan publik itu akan terhambat dan di sisi lain juga tidak akan maksimal dalam penanganan menghadapi proses hukum tersebut,” ungkap Febri.

Selain itu, kata dia, lembaganya pun akan memanggil Iwa dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto (BTO), yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus Meikarta itu.

“KPK akan melakukan pemanggilan terhadap tersangka IWK dan tersangka BTO, tergantung nanti jadwal pemeriksaannya kapan yang dilakukan oleh penyidik,” ujar Febri.

Sementara untuk pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus tersebut, kata dia, sampai saat ini KPK juga sudah mengagendakan pemeriksaan terhadap 13 saksi.

“Sebanyak 13 saksi dari unsur Pemprov Jawa Barat kemudian Pemkab Bekasi dan DPRD Bekasi dan juga dari pihak pegawai Lippo juga sudah kami panggil sebagai saksi dalam perkara ini. Nanti informasi lebih lanjut akan disampaikan,” kata dia. (ben)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending